Friday, April 8, 2011

My Wonderful Childhood [pre-TK]

Gara-gara liat video dan foto-foto SD, otakku jadi flashback ke masa lalu di mana aku masih polos, lugu dan imut-imut. Dan mendadak aku jadi ingin nostalgia dengan masa kecilku yang unyuu itu. Mulai dari kenangan paling lawas yang masih bisa gue inget, sampai kenangan yang seperti baru kejadian kemarin .. Let's check it out!

Asal Usul Nama YASMIN ZAHIRAH
Aku lahir di Solo, 4 Juni 1994. Tepatnya di PKU Muhammadiyah Surakarta. Kemudian aku diberi nama Yasmin Zahirah, bukan oleh kedua ortuku, tapi oleh rekan ortuku. Jadi ceritanya, temen ortuku itu 'halim' beberapa bulan sebelum ummiku 'halim'. Tapi setelah jalan beberapa bulan, beliau keguguran. Padahal beliau sudah menyiapkan nama yang baguuuus banget untuk anaknya (kalau anaknya perempuan), yaitu Yasmin Zahirah. Kemudian beliau mengusulkan nama itu ke kedua ortuku, supaya kelak jika aku lahir aku diberi nama Yasmin Zahirah.


Aku Nakal!
Aku tinggal di Colomadu, Karanganyar, bersama kedua ortuku tercinta. Abiku seorang pegawai Bulog, sedangkan ummiku masih kuliah atau mungkin udah Koas (ummiku dokter). Ortu sibuk semua, jadi setiap hari aku dititipin sama seorang mbah yang tinggal satu desa sama aku, panggil saja Mbah To.  Bersama Mbah To, aku diajak angon wedhus. Dan tiap pulang dari rumah Mbah To, aku pasti bau kambing. HAHAHAHA.


Kata ummi, ummi pernah ngurung aku di kamar gara-gara aku ngganggu ummiku nyuci. Waktu itu ummi banyak tugas kuliah, cucian numpuk, dan aku rewel. Trus akhirnya aku dibikinin susu, trus dikancing ummi di kamar. Aku nangis dan nggedor-nggedor pintu kamar karena aku suka main air, jadi nanti ngrusuhi ummi nyuci padahal tugas-tugas ummi yang lain masih banyak. Ee, pas ummi selesai nyuci, aku udah diem. Trus ummi masuk kamarku, di sana ummi mendapati aku sudah tertidur lelap dengan botol susu yang sudah habis, dengan napas masih sesenggukan dan air mata bekas nangis di pipi. Aku selalu ngempet nangis kalau denger cerita ini. Apalagi kalau ummi selesai cerita kisah ini, ummi pasti bilang, "Maaf ya, anakku." :')

Ketika umurku 2,5 tahun, aku punya adik. Namanya Munadhia. Kata abi, Munadhia namanya panjang banget dan diambil dari Q.S. Ali-Imron:193. Robbanaa innanaa sami'naa munaadiyay yunaadiilil iimaani an aaminu birobbikum fa aamanna .. Kalau ditanya, "Yasmin adik barunya namanya siapa?" Aku menjawab, "Munaadiyay yunaadiilil iimaani an aaminu birobbikum fa aamanna.." Adikku lahir subuh-subuh. Dan malemnya aku ditinggal ummi-abi di rumah bersama Mbak Marni, mbak yang bantu-bantu di rumah. Trus paginya aku bersama Bulik dan Om Agus, tetanggaku, nyusul ke rumah sakit. Aku masih inget banget.

Kata abi, aku pernah ngelempar adikku pakai kerikil waktu adikku masih bayi. Akibatnya, aku dihukum abiku dikurung di kamar mandi dengan lampu dimatiin sampai aku nangis kejer-kejer.



Aku pernah kecebur di kolam ikan depan rumah. -.-


Aku sering dibikinin mbahku baju yang samaan sama sepupu-sepupuku yang kebetulan hampir semuanya perempuan. Itulah enaknya punya mbah uti yang seorang penjahit. Ummiku juga sering beliin aku baju dan barang-barang samaan sama adiiku. Trus kita sering memakainya bersamaan. Jadi kalau ketemu tetanggaku, mereka sering bilang, "Ee, anak kembar."


Setelah kira-kira adikku udah bisa merangkak, aku, adikku, dan ummiku pindah ke Klaten karena ummi harus PTT. Sedangkan abiku tetep di Colomadu tercinta karena kerjaan tidak bisa ditinggalkan. Di sana ortuku nggak beli rumah, tapi cuma ngontrak. Rumah kontrakannya tetanggaan sama Candi Prambanan, jadi setiap minggu aku jalan-jalan ke sana.


Di samping rumahku, ada tetangga yang namanya Mbah Iyem. Mbah Iyem punya warung tempat jualan sayur. Sebagai tetangga yang baik, keluargaku kalau beli sayur di situ dan aku sering banget jadi orang yang disuruh beli, padahal aku masih kecil banget. Dulu pernah ketika beli sayur aku ngelempar uang ke Mbah Iyem gara-gara aku anyel sama ummi yang sukanya nyuruh aku belanja. Wadoooh, aku sampai pekewuh sama Mbah Iyem.


Aku pernah dikroyok semut merah. Waktu itu tetanggaku depan rumah nebang pohon. Dalam waktu yang bersamaan, aku sama ummi main ke sana. Ummi bilang, "Yasmin, jangan pegang-pegang pohon ini lho ya. Banyak semut merahnya, nanti sakit kalo digigit." Pancen bocah penasaran akhirnya aku megang-megang pohon itu dan kemudian aku dikroyok semut. Merah-merah semuanya .. :(


Aku pernah dengan polos mainan air bersama anak-anak di kampungku. Airnya dimasukin botol, kemudian dikocok-kocok sampai berbusa dan buthek. Kata mereka, "Air kalo udah dikocok-kocok itu jadi bensin lho."


Aku pernah makan tanah! Ini adalah salah satu hal gila yang pernah kulakukan dan kebetulan aku ingat. Aku sama temen-temenku main pasaran. Di depan rumah, kita mengumpulkan peralatan dari dapur, seperti mangkok, sendok, dll. Setelah itu kita jualan bubur. Buburnya dibuat dari tanah yang diberi air. Kemudian dibubuhi dedaunan dan bunga-bungaan. Dan dengan bodohnya aku ngerasain bubur gadungan itu. Tobat deh, rasanya nggak enak! Aku langsung lari ke rumah buat kumur-kumur.

Aku pernah lihat temenku yang merupakan tetanggaku madi pakai areng dan kerama pakai sabun mandi. Anak kecil di desa kan sering dimandiin di luar rumah. Dan waktu itu aku kebetulan lewat dan melihatnya dimandiin dengan cara seperti itu. Sampai rumah, aku ambil ember dan langsung keramas pakai sabun mandi. 


Aku suka pamer. Waktu itu abiku mengunjungi aku, Muna, dan ummi di Klaten. Trus kita jalan-jalan ke Candi Prambanan. Abi beliin aku balon yang di dalemnya ada balon lagi. Pokoknya lucu. Habis pulang dan sampai di rumah, aku langsung ngacir ke rumah temenku sambil membawa balon. Ee, belum sampai ke rumah temenku, balonku udah pecah karena kena panas matahari. -.-
Read More»»

Monday, March 28, 2011

Adakah Kau Lupa ?


 ADAKAH KAU LUPA ??
Album : Alami
Munsyid : Alarm Me

Adakah kau lupa
Kita pernah berjaya
Adakah kau lupa
Kita pernah berkuasa

Memayungi dua pertiga dunia
Merentas benua melayari samudera
Keimanan juga ketaqwaan
Rahsia mereka capai kejayaan

Bangunlah wahai anak bangsa
Kita bina kekuatan jiwa
Tempuh rintangan perjuangan

Gemilang generasi yang silam
Membawa arus perubahan
Keikhlasan hati dan nurani
Ketulusan jiwa mereka berjuang

Sejarah telah mengajar kita
Budaya Islam di serata dunia
Membina tamadun berjaya
Merubah mengangkat maruah
Read More»»

Saturday, March 19, 2011

Umat Islam Dahulu

Saudaraku umat Islam sekalian sebangsa dan setanah air, pernahkah kalian berpikir mengapa umat Islam pada zaman sekarang terkesan terbelakang? Pernahkah anda berpikir mengapa Indonesia dengan jumlah muslim TERBESAR DI DUNIA tidak memiliki pengaruh besar di dunia?

Jika kita flashback ke kehidupan bertahun-tahun lalu, saat sistem kekhilafahan masih tegak, kita akan menjumpai betapa berjayanya umat Islam. Sistem kekhilafahan yaitu sistem dimana adanya komando yang terintegrasi secara global yang peranan politiknya sejalan dengan peranan agama. Pada masa itu, agama, politik, serta ilmu pengetahuan terpadu dalam satu kendali sistem kekhilafahan di bawah pimpinan seorang khalifah.

Tapi sekarang peradaban barat yang mendominasi dunia. Padahal faktanya, kemajuan yang dicapai Barat pada mulanya bersumber dari peradaban Islam. Dunia Barat sekarang seharusnya berterima kasih kepada umat Islam. Akan tetapi pada kenyataannya pihak Barat (non Muslim) telah sengaja menutup-nutupi peran besar ilmuwan muslim sehingga terabaikan bahkan sampai terlupakan.


Tahukan kalian tentang ilmuwan-ilmuwan muslim yang terlupakan itu? Berikut ini adalah beberapa (hanya sedikit dari sekian banyak) ilmuwan yang berkontribusi dalam kemajuan dunia :
  1. Al-Farabi, ahli filsafat Yunani yang salah salah satu karya besarnya dijaplak oleh Thomas Aquinas.
  2. Ibnu Sina, ahli kedokteran yang dikenal oleh bangsa barat dengan nama Aveciena. Beliau menulis kaidah kedokteran modern yang sekarang masih dipakai sebagai referensi ilmu kedokteran barat. Selain itu, beliau juga menulis buku tentang fungsi organ tubuh, meneliti penyakit TBC dan diabetes.
  3. Ibnu Rusydi, ahli fisika yang dikenal bangsa barat dengan nama Averusy.
  4. Al-Khawarizmi, penemu logaritma dan aljabar (yang membuat kita pusing di sekolah, wkwk). Beliau juga lah yang menyatakan bahwa bumi itu bulat, jauh sebelum Galileo.
  5. Abu Wafa', orang yang mengembangkan trigonometri dan penemu tabel sinus dan tangen.
  6. Al-Battani, ahli astronom terbesar Islam. Beliau menemukan alat ukur gaya gravitasi, menerangkan bahwa bumi berputar pada posrosnya, serta mengukur keliling bumi, jauh sebelum Galileo.
  7. Ibnu Al-Haytsam, pelopor di bidang optik dengan kamus optiknya, Kitab Al Manazhir, jauh sebelum Roger Bacon, Leonardo da Vinci, Keppler, dan Newton. Beliau juga penemu hukum pemantulan dan pembiasan cahaya, jauh sebelum Snellius.
  8. At-Tusi, melakukan penelitian tentang gerakan planet-planet jauh sebelum Copernicus.
  9. Jabir Ibnu Hayyan, ahli kimia yang menemukan sejumlah perlengkapan alat laboraturium modern, sistem penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah asam sulfur, soda api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air raksa, jauh sebelum Mary Mercurie.
  10. Al Majriti, membuktikan hukum ketetapan massa, 900 tahun sebelum Lavoisier.
  11. Ibnu Nafis, menulis dan menggambarkan tentang sirkulasi peredaran darah dalam tubuh manusia. Namun Harvey yang dianggap pertama kali menemukannya.
Lalu bagaimana dengan umat Islam sekarang ? 

*Diolah dari berbagai sumber
Read More»»

Friday, March 18, 2011

Di Hoka-Hoka Bento

Saya, Annisa, Fitrop, Ayu Shol, Itasho, dan Galuh
Tidak pernah terlupakan karena ini pertama kalinya aku habis semangkuk nasi dengan sumpit murni tanpa bantuan sendok. Hahaha.
Read More»»

Tuesday, March 15, 2011

Preparing for the Mid Test


There are several things that we need to prepare for mid semester test. What are they ? Let's check them out.

  1. Materials that will be included in the test. Complete your note. You can copy your friend's note or write it by yourself. If you think that the note is not enough for you, you may borrow some books from your school library. But, it is not easy because the materials that you will learn become more widespread. So, you should be selective to accept those materials. After that, you have to learn, learn, and learn.
  2. Stationery. You should bring your own stationery that you need.
  3. Your health. Don't stay up too night for studying. Because you need a rest. If you lack of rest, your immune system will be disrupted so that you are easily get disease.
  4. Your mental. You should think that you can do it with your own ability.
  5. Doa. The most important thing that you need to prepare is doa. No matter how hard you study, Allah can make you fail easily.


To get the best result, we must do our best.
Read More»»